Pemerintah Indonesia telah menjamin tata kelola dan akuntabilitas program kartu pra kerja dengan menerbitkan Perpres Nomor 76 Tahun 2020, dengan beberapa tambahan yang melengkapi Perpres Nomor 36 Tahun 2020.

Memastikan Program Kartu Prakerja tepat sasaran dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya secara komplementer, terutama dari aspek tata kelola dan akuntabilitas,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono di Jakarta, Senin.

Susiwijono menjelaskan, pemerintah mengikuti rekomendasi, masukan, dan perbaikan dari lembaga-lembaga, seperti lembaga antikorupsi (KPK), Badan Pengadaan Umum Nasional (LKPP), dan masyarakat yang mengikuti program tersebut.

Susiwijono menilai kartu prakerja semakin relevan di saat pandemi COVID-19 yang masih berlangsung berdampak luas pada sektor tenaga kerja dalam negeri.

Menurut Perpres Nomor 76, Kartu Prakerja ditetapkan untuk diberikan kepada pencari kerja, pekerja, atau angkatan kerja yang telah diberhentikan atau pekerja yang membutuhkan peningkatan keterampilan.

Peningkatan kompetensi kerja meliputi tenaga kerja yang diberhentikan dan bukan berupah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil, yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan mendorong terciptanya wirausahawan baru.

Peserta program juga diwajibkan untuk mematuhi peraturan tertentu, termasuk menjadi warga negara Indonesia, berusia minimal 18 tahun, dan tidak sedang mengenyam pendidikan formal.

Susiwijono menjelaskan, Perpres 76 Tahun 2020 juga diatur lebih tegas oleh pihak-pihak yang tidak dapat menerima manfaat, khususnya penyelenggara negara, pimpinan dan anggota DPRD, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan TNI dan Polri serta kepala daerah. dan pejabat selain direksi, komisaris, dan dewan pengawas badan usaha milik negara dan provinsi, selengkapnya di Bacadenk.com.

Untuk pengawasan program, enam kementerian dan lembaga yang akan ditambahkan ke Panitia Penciptaan Lapangan Kerja adalah Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Jaksa Agung, Kapolri, Kepala BPKP, dan Kepala LKPP.

Gelombang keempat dari program ini akan dibuka pada akhir Juli, dengan sejumlah penyesuaian yang lebih baik dan akuntabel.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *